Tag Archives: tidak

Eulogi Para Bintang di Pemakaman Whitney Houston

Eulogi Para Bintang di Pemakaman Whitney Houston

indosiar.com. Sederet bintang beken dikabarkan akan memberikan pidato eulogi di acara pemakaman diva pop Whitney Houston seperti Kevin Costner, Alicia Keys dan Stevie Wonder. Pemakaman Whitney direncanakan berlangsung pada Sabtu (18/02) di gereja New Hope Baptist, Newark, New Jersey dimana mendiang adalah jemat dan juga penyanyi gospel ketika masih kecil.

Selain Kevin yang merupakan co-star Whitney dalam film hit sang diva The Bodyguard (1992), penyanyi Alicia Keys dan Stevie Wonder, menurut jurubicara Whitney bahwa produser Clive Davis dan juga Aretha Franklin, penyanyi senior yang juga merupakan ibu baptis Whitney pun turut mengambil bagian dalam pemakamannya. Jika Kevin dan Clive akan berpidato, maka Stevie dan Aretha akan menyanyi.

Di sisi lain, mantan suami Whitney, artis R&B Bobby Brown sebagaimana dilaporkan situs gosip TMZ.com telah diundang menghadiri pemakaman diva tersebut. Sebelumnya santer spekulasi bahwa keluarga Whitney tidak menghendaki Bobby datang karena hubungan tidak harmonis antara mereka. Namun menurut sumber dari keluarga tersebut, akhirnya tercapai persetujuan bahwa Bobby boleh hadir ke sana walau beberapa anggota keluarga Whitney menentang.

Whitney Houston meninggal pada Sabtu pekan lalu (11/02) pada usia 48 tahun. Menurut polisi, penyanyi itu ditemukan staf pribadinya tenggelam dalam bak mandinya di hotel Beverly Hilton yang diinapinya. Belum diketahui pasti penyebab kematian karena masih harus menunggu hasil tes toksikologi yang memerlukan waktu beberapa minggu. Selamat jalan, Whitney.

whitney, houston, whitney houston, pemakaman, pemakaman whitney, bintang, eulogi, para, eulogi para, para bintang, bintang pemakaman, dalam, diva, bodyguard, alicia, keys, alicia keys, aretha, costner, kevin costner, hollywood, franklin, aretha franklin, brown, bobby brown, drama, penyanyi, pemakaman diva, jika, mantan, keluarga, tidak, sederet bintang, beken, bintang beken, mengambil, bagian, mengambil bagian, bagian dalam, acara, acara pemakaman, diva whitney, houston whitney, houston diva, diva kevin, costner hollywood, hollywood bodyguard, bodyguard alicia, keys aretha, franklin bobby, merupakan, clive, telah, tersebut, keluarga whitney, datang, karena, mereka, beberapa, gabung, bukan,

indosiar.com. Sederet bintang beken dikabarkan akan memberikan pidato eulogi di acara pemakaman diva pop Whitney Houston seperti Kevin Costner, Alicia Keys dan Stevie Wonder. Pemakaman Whitney direncanakan berlangsung pada Sabtu (18/02) di gereja New Hope Baptist, Newark, New Jersey dimana mendiang adalah jemat dan juga penyanyi gospel ketika masih kecil.

Selain Kevin yang merupakan co-star Whitney dalam film hit sang diva The Bodyguard (1992), penyanyi Alicia Keys dan Stevie Wonder, menurut jurubicara Whitney bahwa produser Clive Davis dan juga Aretha Franklin, penyanyi senior yang juga merupakan ibu baptis Whitney pun turut mengambil bagian dalam pemakamannya. Jika Kevin dan Clive akan berpidato, maka Stevie dan Aretha akan menyanyi.

Di sisi lain, mantan suami Whitney, artis R&B Bobby Brown sebagaimana dilaporkan situs gosip TMZ.com telah diundang menghadiri pemakaman diva tersebut. Sebelumnya santer spekulasi bahwa keluarga Whitney tidak menghendaki Bobby datang karena hubungan tidak harmonis antara mereka. Namun menurut sumber dari keluarga tersebut, akhirnya tercapai persetujuan bahwa Bobby boleh hadir ke sana walau beberapa anggota keluarga Whitney menentang.

Whitney Houston meninggal pada Sabtu pekan lalu (11/02) pada usia 48 tahun. Menurut polisi, penyanyi itu ditemukan staf pribadinya tenggelam dalam bak mandinya di hotel Beverly Hilton yang diinapinya. Belum diketahui pasti penyebab kematian karena masih harus menunggu hasil tes toksikologi yang memerlukan waktu beberapa minggu. Selamat jalan, Whitney.

‘BILA’, Mengejar Cinta Pertama

‘BILA’, Mengejar Cinta Pertama

Pemain: Shalvynne, Steven Williams, Karina Meita Permatasari.

Cinta seringkali membuat luka. Namun orang tidak pernah jera mengejar cinta. Hal itulah yang menjadi garis besar kisah Bila (Shalvynne) yang jatuh cinta dengan Dani (Steven Williams), cowok karismatik yang menjadi idola di sekolahnya. Namun Bila yang masih polos ini selalu merasa tidak mungkin mendapat kesempatan untuk mendapatkan Dani. Apalagi sahabat Bila, Shosana (Karina Meita Permatasari), cewek yang poopuler dan cantik juga jatuh cinta dengan Dani.

Ternyata tanpa disangka-sangka, saat mengantar Shosana yang sakit, Dani justru mengajak Bila untuk pergi berdua, dan akhirnya semuanya pun terbuka. Kelakuan Bila yang naif dan polos, semua hal itu malah membuat Dani jatuh cinta.

Hubungan mereka semakin erat sehingga membuat Shosana merasa sangat cemburu. Sementara itu, ibunya Bila merasa khawatir dengan putri satu-satunya ini. Apalagi Bila dan Dani kepergok menginap di sebuah hotel. Akhirnya demi menghormati permintaan ibunya Bila, dan tanpa sepengetahuan Bila, Dani membuat perjanjian akan meninggalkan Bila. Dani bahkan rela pindah sekolah ke Australia, dan membuat Bila patah hati.

Namun nasib sepertinya memihak kepada kekuatan cinta. Beberapa tahun berlalu, Bila tidak sengaja bertemu dengan Shosana yang mengundang Bila untuk datang ke pestanya. Di sana tidak disangka-sangka Bila kembali bertemu kembali dengan Dani yang sudah pulang ke Indonesia. Perasaan cinta di hati Bila ternyata tidak hilang oleh waktu. Namun ia juga mendapat kenyataan bahwa pesta itu adalah pesta pertunangan Shosana dengan Dani.

Masih dengan gaya Chiska Doppert yang memasang adegan dengan gaya terpotong-potong, film ini kurang nyaman secara gambar. Eksekusi cerita kurang matang sehingga sulit mengajak penonton terbawa emosi. Minimnya pemain juga membuat film ini sedikit membosankan karena kisahnya hanya seputar kehidupan percintaan

Cinta, seringkali, membuat luka, Namun, orang, tidak, pernah, jera, mengejar, cinta, Hal, itulah, yang, menjadi, garis, besar, kisah, Bila, Shalvynne, yang, jatuh, cinta, dengan, Dani, Steven, Williams, cowok, karismatik, yang, menjadi, idola, di sekolahnya, Namun, Bila, yang masih, polos, ini, selalu, merasa, tidak, mungkin, mendapat, kesempatan, untuk, mendapatkan, Dani, Apalagi, sahabat, Bila, Shosana, Karina, Meita, Permatasari, cewek, yang, poopuler, dan, cantik, juga, jatuh, cinta, dengan, Dani, Ternyata, tanpa, disangka-sangka, saat, mengantar, Shosana, yang, sakit, Dani, justru, mengajak, Bila, untuk, pergi, berdua, dan, akhirnya, semuanya, pun, terbuka, Kelakuan, Bila, yang, naif, dan, polos, semua, hal, itu, malah, membuat, Dani, jatuh cinta, Hubungan, mereka, semakin, erat, sehingga, membuat, Shosana, merasa, sangat, cemburu, Sementara, itu, ibunya, Bila, merasa, khawatir, dengan, putri, satu-satunya, ini, Apalagi, Bila, dan, Dani, kepergok, menginap, di sebuah, hotel, Akhirnya, demi, menghormati, permintaan, ibunya, Bila, dan, tanpa, sepengetahuan, Bila, Dani, membuat perjanjian, akan, meninggalkan, Bila, Dani, bahkan, rela, pindah, sekolah, ke Australia, dan, membuat, Bila, patah, hati,

‘MALAIKAT TANPA SAYAP’, Menafsir Perwujudan Cinta

‘MALAIKAT TANPA SAYAP’, Menafsir Perwujudan Cinta

Pemain: Maudy Ayunda, Adipati Dolken, Surya Saputra, Ikang Fawzi, Kinaryosih, Agus Kuncoro, Geccha Qheagaveta.

“Kita punya pilihan buat jalanin hidup. Tapi kita nggak punya pilihan buat mati…”

Vino (Adipati Dolken) tidak terlalu dekat dengan keluarga apalagi setelah papanya, Amir (Surya Saputra) bangkrut akibat ditipu rekan bisnisnya hingga mereka pindah dari perumahan elite ke rumah kontrakan di gang sempit. Mamanya, Mirna (Kinaryosih) justru kabur dari rumah, bahkan tega meninggalkan, Wina (Geccha Qheagaveta), putrinya yang berusia 5 tahun.

Suatu ketika Wina terjatuh di kamar mandi dan dari hasil rontgen Wina diharuskan menjalani operasi, kalau tidak kakinya infeksi dan harus diamputasi. Wina membutuhkan transfusi darah karena pendarahan, sementara golongan darah Wina cukup langka, A rhesus negatif. Vino yang mempunyai golongan darah yang sama, mengajukan diri.

Namun, masalah keluarga itu bukan hanya tentang darah yang langka. Untuk melakukan operasi dengan segera, Wina juga membutuhkan banyak biaya. Padahal kondisi keuangan Amir sama sekali tidak mencukupi. Amir yang bekerja sebagai supir taksi hanya bisa mencukupi kebutuhan makan mereka.

Saat itulah, Calo (Agus Kuncoro) yang sedang mencari pendonor jantung mendengar semua persoalan itu, menawari Vino untuk menjadi pendonor jantung karena ada resipien (calon penerima jantung) yang golongan darahnya sama dengan Vino. Vino dengan cepat mengiyakan permintaan tersebut. Padahal resiko donor adalah Vino harus rela melepas nyawanya agar jantungnya bisa dipindahkan ke penerima donor.

Di rumah sakit itu pula Vino berkenalan dengan Mura (Maudy Ayunda). Sejak itu Vino merasa hidupnya berwarna. Vino yang awalnya sempat putus asa hingga bertransaksi dengan Calo, mulai goyah. Ia tidak mau mendonorkan jantungnya, namun hal itu membuat Calo marah besar.

Kondisi semakin pelik saat Vino sudah menggunakan uang calo untuk operasi Wina dan menebus rumah yang disita oleh bank. Vino yang mengambil alih kewajiban ayahnya, membuat hubungannya semakin renggang dengan anaknya. Saat itu juga, Mirna kembali datang merebut Wina. Vino dikejar rasa bersalah dan menyetujui pelepasan jantungnya.

Film bertema kasih sayang ini cocok untuk tontonan keluarga. Warna film ini bagus dan enak untuk ditonton. Akting Agus Kuncoro lagi-lagi mencuri perhatian meskipun tidak berperan sebagai pemeran utama. Perpaduan konflik cinta dan keluarga dikemas sederhana dan menarik. Sayangnya beberapa dialog diucapkan anak-anak yang seolah memaksa mereka menjadi dewasa.

Kita punya, pilihan, buat, jalanin, hidup, Tapi, kita, nggak, punya, pilihan, buat, mati, Vino, Adipati, Dolken, tidak, terlalu, dekat, dengan, keluarga, apalagi, setelah, papanya, Amir, ,Surya, Saputra, bangkrut, akibat, ditipu, rekan, bisnisnya, hingga, mereka, pindah, dari, perumahan, elite, ke rumah, kontrakan, di gang, sempit, Mamanya, Mirna, Kinaryosih, justru, kabur, dari rumah, bahkan, tega, meninggalkan, Wina, Geccha Qheagaveta, putrinya, yang, berusia, 5, tahun, Suatu, ketika, Wina, terjatuh, di kamar, mandi, dan, dari, hasil, rontgen, Wina, diharuskan, menjalani, operasi, kalau, tidak, kakinya, infeksi, dan, harus, diamputasi, Wina, membutuhkan, transfusi, darah, karena, pendarahan, sementara, golongan, darah, Wina, cukup, langka, A, rhesus, negatif, Vino, yang, mempunyai, golongan, darah, yang, sama, mengajukan, diri, Namun, masalah, keluarga, itu, bukan, hanya, tentang, darah, yang, langka, Untuk, melakukan, operasi, dengan, segera, Wina, juga, membutuhkan, banyak, biaya, Padahal, kondisi, keuangan, Amir, sama, sekali, tidak, mencukupi, Amir, yang,bekerja, sebagai, supir, taksi, hanya, bisa, mencukupi, kebutuhan, makan, mereka,