Tag Archives: menjadi

Kusanagi Tsuyoshi Jadi Dokter dalam Drama Fuji TV

Kusanagi Tsuyoshi Jadi Dokter dalam Drama Fuji TV

indosiar.com. Anggota band populer Jepang SMAP, Kusanagi Tsuyoshi memang tidak sepopuler rekannya satu band, Kimura Takuya dalam dunia akting, namun ia cukup diperhitungkan dan telah tampil dalam banyak serial drama Jepang (dorama) maupun film selain menjadi pemandu acara reality show.

Kusanagi (37) didapuk sebagai pemain utama drama produksi Fuji TV yang bertajuk 37-sai de Isha ni Natta Boku ~Kenshui Junjo Monogatari, yaitu drama fiksi tentang seorang pria yang sering berganti-ganti pekerjaan sebelum menjadi dokter pada usia 37 tahun. Walau fiksi, sebenarnya drama ini berdasarkan pengalaman nyata seseorang dokter yang bernama Kawafuchi Keiichi (52).

Setelah lulus dari Tokyo University, Kawafuchi sempat menghidupi diri dengan hasil permainan judi pachinko dan menjalani berbagai pekerjaan sebelum menutup diri di rumah selama setahun. Namun pada usia 30 tahun, ia memutuskan mengubah diri dengan masuk ke fakultas kedokteran di Kyoto University dan akhirnya menjadi dokter intern di sebuah rumah sakit universitas pada usia ke-37.

Kawafuchi menulis novel esai tentang perjalanan hidupnya pada tahun 2002 dan terjual 100 ribu eksemplar. Novel lanjutannya, Furikaeru na Doctor yang diterbitkan pada 2011 inilah yang digunakan sebagai basis drama Kusanagi tersebut. Dalam drama itu, Kusanagi memerankan karakter yang sempat bekerja di produsen makanan sebelum kuliah kedokteran pada usia 30 tahun.

Fuji TV akan menayangkan serial drama ini setiap Selasa malam pukul 22.00 waktu Tokyo mulai April 2012 mendatang.

drama, kusanagi, dalam, tsuyoshi, kusanagi tsuyoshi, dokter, dalam drama, fuji, jadi, dokter dalam, tsuyoshi jadi, jadi dokter, drama fuji, indosiar, kimura, takuya, kimura takuya, show, menjadi, sebelum, usia, pada usia, dorama, asia, drama asia, hollywood, pembunuhan, usia tahun, kawafuchi, diri, hasil, seorang, yang akan, datang, akan datang, tsuyoshi jepang, dorama drama, sai de, Isha ni, Natta Boku, Kenshui Junjo, Monogatari, di Kyoto University, Furikaeru, na Doctor, Fuji TV,

‘BILA’, Mengejar Cinta Pertama

‘BILA’, Mengejar Cinta Pertama

Pemain: Shalvynne, Steven Williams, Karina Meita Permatasari.

Cinta seringkali membuat luka. Namun orang tidak pernah jera mengejar cinta. Hal itulah yang menjadi garis besar kisah Bila (Shalvynne) yang jatuh cinta dengan Dani (Steven Williams), cowok karismatik yang menjadi idola di sekolahnya. Namun Bila yang masih polos ini selalu merasa tidak mungkin mendapat kesempatan untuk mendapatkan Dani. Apalagi sahabat Bila, Shosana (Karina Meita Permatasari), cewek yang poopuler dan cantik juga jatuh cinta dengan Dani.

Ternyata tanpa disangka-sangka, saat mengantar Shosana yang sakit, Dani justru mengajak Bila untuk pergi berdua, dan akhirnya semuanya pun terbuka. Kelakuan Bila yang naif dan polos, semua hal itu malah membuat Dani jatuh cinta.

Hubungan mereka semakin erat sehingga membuat Shosana merasa sangat cemburu. Sementara itu, ibunya Bila merasa khawatir dengan putri satu-satunya ini. Apalagi Bila dan Dani kepergok menginap di sebuah hotel. Akhirnya demi menghormati permintaan ibunya Bila, dan tanpa sepengetahuan Bila, Dani membuat perjanjian akan meninggalkan Bila. Dani bahkan rela pindah sekolah ke Australia, dan membuat Bila patah hati.

Namun nasib sepertinya memihak kepada kekuatan cinta. Beberapa tahun berlalu, Bila tidak sengaja bertemu dengan Shosana yang mengundang Bila untuk datang ke pestanya. Di sana tidak disangka-sangka Bila kembali bertemu kembali dengan Dani yang sudah pulang ke Indonesia. Perasaan cinta di hati Bila ternyata tidak hilang oleh waktu. Namun ia juga mendapat kenyataan bahwa pesta itu adalah pesta pertunangan Shosana dengan Dani.

Masih dengan gaya Chiska Doppert yang memasang adegan dengan gaya terpotong-potong, film ini kurang nyaman secara gambar. Eksekusi cerita kurang matang sehingga sulit mengajak penonton terbawa emosi. Minimnya pemain juga membuat film ini sedikit membosankan karena kisahnya hanya seputar kehidupan percintaan

Cinta, seringkali, membuat luka, Namun, orang, tidak, pernah, jera, mengejar, cinta, Hal, itulah, yang, menjadi, garis, besar, kisah, Bila, Shalvynne, yang, jatuh, cinta, dengan, Dani, Steven, Williams, cowok, karismatik, yang, menjadi, idola, di sekolahnya, Namun, Bila, yang masih, polos, ini, selalu, merasa, tidak, mungkin, mendapat, kesempatan, untuk, mendapatkan, Dani, Apalagi, sahabat, Bila, Shosana, Karina, Meita, Permatasari, cewek, yang, poopuler, dan, cantik, juga, jatuh, cinta, dengan, Dani, Ternyata, tanpa, disangka-sangka, saat, mengantar, Shosana, yang, sakit, Dani, justru, mengajak, Bila, untuk, pergi, berdua, dan, akhirnya, semuanya, pun, terbuka, Kelakuan, Bila, yang, naif, dan, polos, semua, hal, itu, malah, membuat, Dani, jatuh cinta, Hubungan, mereka, semakin, erat, sehingga, membuat, Shosana, merasa, sangat, cemburu, Sementara, itu, ibunya, Bila, merasa, khawatir, dengan, putri, satu-satunya, ini, Apalagi, Bila, dan, Dani, kepergok, menginap, di sebuah, hotel, Akhirnya, demi, menghormati, permintaan, ibunya, Bila, dan, tanpa, sepengetahuan, Bila, Dani, membuat perjanjian, akan, meninggalkan, Bila, Dani, bahkan, rela, pindah, sekolah, ke Australia, dan, membuat, Bila, patah, hati,

‘LOVE IS YOU’, Kisah Persahabatan Cherry Belle

‘LOVE IS YOU’, Kisah Persahabatan Cherry Belle

Pemain: Cherly, Anisa, Wenda, Angel, Christy, Devi, Felly, Gigi, Auryn, Kevin Leonardo, Panca, Leo Lumanto, Fifie Buntaran.

Menyatukan visi dan misi 9 orang tentu bukan perkara yang mudah. Apalagi dalam sebuah girlband yang menuntut kekompakan dalam menari dan menyanyi. Begitulah dengan kisah terbentuknya Cherry Belle. Di balik penampilan mereka yang selalu kompak, ternyata butuh perjuangan panjang untuk mencapainya. LOVE IS YOU merangkum setiap persoalan yang dihadapi masing-masing personel sejak girlband ini terbentuk.

9 orang gadis terpilih dari sekitar 15 orang gadis yang mengikuti audisi terakhir untuk pembentukan sebuah girlband. Cherly, Anisa, Wenda, Angel, Christy, Devi, Felly, Gigi, dan Auryn akhirnya terpilih. Maka terbentuklah Cherry Belle.

Dalam perjalanannya untuk menjadi grup yang kompak dan harmonis, kesembilan gadis ini harus hidup bersama selama sebulan di sebuah rumah, di mana mereka tidak hanya akan belajar menari dan menyanyi, tapi juga belajar berteman. Dan yang terpenting belajar tentang hidup. Dari awal, Felly dan Christy yang berwajah paling serupa dan memiliki perilaku yang juga hampir sama sering membuat teman-temannya terkecoh. Kadang Felly disebut Christy, dan Christy disangka Felly. Dan yang paling sering salah mengenali mereka biasanya adalah Angel, yang tidurnya justru bersebelahan dengan mereka. Manajemen menangkap kemiripan mereka sebagai ‘nilai jual’. Dan mereka pun menemukan solusi bersama.

Setiap latihan menari, Anisa selalu merasa tak seluwes teman-temannya. Dan terkadang ia merasa minder dengan keluwesan Gigi menari. Semakin sering mereka latihan, ia semakin merasa minder. Saat salah satu koreografer mereka sedang berhalangan hadir, Gigi lah yang ditugaskan untuk memimpin latihan. Saat latihan dengan Gigi itulah, rasa tak percaya diri Anisa menjadi-jadi. Akhirnya suatu saat kepercayaan diri Anisa sudah jauh lebih baik justru Gigi lah yang berperan aktif membangkitkan kepercayaan dirinya.

Ada lagi kisah Cherly dan Ayahnya (Leo Lumanto). Ayah yang sudah tak pernah ia lihat sejak ia berusia 5 tahun, tiba-tiba menghubungi untuk mengajak bertemu. Sejak Ayah dan Ibunya (Fifie Buntaran) berpisah, ia selalu menyalahkan dirinya sebagai penyebab perpisahan orang tuanya. Hal ini ternyata berpengaruh pada perkembangan kepribadiannya. Ia merasa tak diinginkan ayahnya, sehingga Cherly jadi pribadi yang agak tertutup dan mudah menyalahkan dirinya sendiri. Cherly berkata dirinyalah yang menyebabkan perpisahan Ayah dan Ibunya sehingga menjadi gusar. Kedelapan Chibis ini kemudian menyanyikan lagu Beautiful, menghibur lara Cherly.

Suatu hari, kesehatan Auryn turun mendadak. Ia batuk, pilek, dan demam. Akibatnya ia tak bisa ikut latihan. Teman-temannya dikejar jadwal yang padat. Nyaris tak ada yang menemaninya selama ia demam tinggi, dan berkali-kali muntah. Masih dalam masa karantina, dia merasa teman-temannya tidak ada yang peduli.

Masalah Wenda yang ‘dingin’ dengan Ibunya memuncak ketika Ibunya menolak hadir di pertunjukan Cherry Belle. Dan akhirnya mereka bersama-sama bernyanyi untuk Wenda, I’ll Be There For You.

Di tengah canda riang mereka, selalu ada persoalan yang harus dihadapi. Namun, semakin banyak persoalan yang dihadapi, semakin besar pula kekompakan mereka. Tak ada masalah yang tak bisa dipecahkan. Cherly dengan Ayahnya, Wenda dengan Ibunya, dan masih banyak persoalan lain justru menjadi inspirasi untuk menyanyikan lagu Love is You.

Menyatukan, visi, dan misi, 9, orang, tentu, bukan, perkara, yang, mudah, apalagi, dalam, sebuah, girlband, yang, menuntut, kekompakan, dalam, menari, dan menyanyi, Begitulah, dengan, kisah, terbentuknya, Cherry, Belle, Di balik, penampilan, mereka, yang, selalu, kompak, ternyata, butuh, perjuangan, panjang, untuk, mencapainya, LOVE IS, YOU, merangkum, setiap, persoalan, yang, dihadapi, masing-masing, personel, sejak, girlband, ini, terbentuk, 9, orang, gadis, terpilih, dari, sekitar, 15 orang, gadis, yang, mengikuti, audisi, terakhir, untuk, pembentukan, sebuah, girlband, Cherly, Anisa, Wenda, Angel, Christy, Devi, Felly, Gigi, dan, Auryn, akhirnya, terpilih, Maka, terbentuklah, Cherry, Belle, Dalam, perjalanannya, untuk, menjadi, grup, yang, kompak, dan, harmonis, kesembilan, gadis, ini, harus, hidup, bersama, selama, sebulan, di sebuah, rumah, di mana, mereka, tidak, hanya, akan, belajar, menari, dan menyanyi, tapi, juga, belajar, berteman,