Tag Archives: meninggalkan

‘BILA’, Mengejar Cinta Pertama

‘BILA’, Mengejar Cinta Pertama

Pemain: Shalvynne, Steven Williams, Karina Meita Permatasari.

Cinta seringkali membuat luka. Namun orang tidak pernah jera mengejar cinta. Hal itulah yang menjadi garis besar kisah Bila (Shalvynne) yang jatuh cinta dengan Dani (Steven Williams), cowok karismatik yang menjadi idola di sekolahnya. Namun Bila yang masih polos ini selalu merasa tidak mungkin mendapat kesempatan untuk mendapatkan Dani. Apalagi sahabat Bila, Shosana (Karina Meita Permatasari), cewek yang poopuler dan cantik juga jatuh cinta dengan Dani.

Ternyata tanpa disangka-sangka, saat mengantar Shosana yang sakit, Dani justru mengajak Bila untuk pergi berdua, dan akhirnya semuanya pun terbuka. Kelakuan Bila yang naif dan polos, semua hal itu malah membuat Dani jatuh cinta.

Hubungan mereka semakin erat sehingga membuat Shosana merasa sangat cemburu. Sementara itu, ibunya Bila merasa khawatir dengan putri satu-satunya ini. Apalagi Bila dan Dani kepergok menginap di sebuah hotel. Akhirnya demi menghormati permintaan ibunya Bila, dan tanpa sepengetahuan Bila, Dani membuat perjanjian akan meninggalkan Bila. Dani bahkan rela pindah sekolah ke Australia, dan membuat Bila patah hati.

Namun nasib sepertinya memihak kepada kekuatan cinta. Beberapa tahun berlalu, Bila tidak sengaja bertemu dengan Shosana yang mengundang Bila untuk datang ke pestanya. Di sana tidak disangka-sangka Bila kembali bertemu kembali dengan Dani yang sudah pulang ke Indonesia. Perasaan cinta di hati Bila ternyata tidak hilang oleh waktu. Namun ia juga mendapat kenyataan bahwa pesta itu adalah pesta pertunangan Shosana dengan Dani.

Masih dengan gaya Chiska Doppert yang memasang adegan dengan gaya terpotong-potong, film ini kurang nyaman secara gambar. Eksekusi cerita kurang matang sehingga sulit mengajak penonton terbawa emosi. Minimnya pemain juga membuat film ini sedikit membosankan karena kisahnya hanya seputar kehidupan percintaan

Cinta, seringkali, membuat luka, Namun, orang, tidak, pernah, jera, mengejar, cinta, Hal, itulah, yang, menjadi, garis, besar, kisah, Bila, Shalvynne, yang, jatuh, cinta, dengan, Dani, Steven, Williams, cowok, karismatik, yang, menjadi, idola, di sekolahnya, Namun, Bila, yang masih, polos, ini, selalu, merasa, tidak, mungkin, mendapat, kesempatan, untuk, mendapatkan, Dani, Apalagi, sahabat, Bila, Shosana, Karina, Meita, Permatasari, cewek, yang, poopuler, dan, cantik, juga, jatuh, cinta, dengan, Dani, Ternyata, tanpa, disangka-sangka, saat, mengantar, Shosana, yang, sakit, Dani, justru, mengajak, Bila, untuk, pergi, berdua, dan, akhirnya, semuanya, pun, terbuka, Kelakuan, Bila, yang, naif, dan, polos, semua, hal, itu, malah, membuat, Dani, jatuh cinta, Hubungan, mereka, semakin, erat, sehingga, membuat, Shosana, merasa, sangat, cemburu, Sementara, itu, ibunya, Bila, merasa, khawatir, dengan, putri, satu-satunya, ini, Apalagi, Bila, dan, Dani, kepergok, menginap, di sebuah, hotel, Akhirnya, demi, menghormati, permintaan, ibunya, Bila, dan, tanpa, sepengetahuan, Bila, Dani, membuat perjanjian, akan, meninggalkan, Bila, Dani, bahkan, rela, pindah, sekolah, ke Australia, dan, membuat, Bila, patah, hati,

‘MALAIKAT TANPA SAYAP’, Menafsir Perwujudan Cinta

‘MALAIKAT TANPA SAYAP’, Menafsir Perwujudan Cinta

Pemain: Maudy Ayunda, Adipati Dolken, Surya Saputra, Ikang Fawzi, Kinaryosih, Agus Kuncoro, Geccha Qheagaveta.

“Kita punya pilihan buat jalanin hidup. Tapi kita nggak punya pilihan buat mati…”

Vino (Adipati Dolken) tidak terlalu dekat dengan keluarga apalagi setelah papanya, Amir (Surya Saputra) bangkrut akibat ditipu rekan bisnisnya hingga mereka pindah dari perumahan elite ke rumah kontrakan di gang sempit. Mamanya, Mirna (Kinaryosih) justru kabur dari rumah, bahkan tega meninggalkan, Wina (Geccha Qheagaveta), putrinya yang berusia 5 tahun.

Suatu ketika Wina terjatuh di kamar mandi dan dari hasil rontgen Wina diharuskan menjalani operasi, kalau tidak kakinya infeksi dan harus diamputasi. Wina membutuhkan transfusi darah karena pendarahan, sementara golongan darah Wina cukup langka, A rhesus negatif. Vino yang mempunyai golongan darah yang sama, mengajukan diri.

Namun, masalah keluarga itu bukan hanya tentang darah yang langka. Untuk melakukan operasi dengan segera, Wina juga membutuhkan banyak biaya. Padahal kondisi keuangan Amir sama sekali tidak mencukupi. Amir yang bekerja sebagai supir taksi hanya bisa mencukupi kebutuhan makan mereka.

Saat itulah, Calo (Agus Kuncoro) yang sedang mencari pendonor jantung mendengar semua persoalan itu, menawari Vino untuk menjadi pendonor jantung karena ada resipien (calon penerima jantung) yang golongan darahnya sama dengan Vino. Vino dengan cepat mengiyakan permintaan tersebut. Padahal resiko donor adalah Vino harus rela melepas nyawanya agar jantungnya bisa dipindahkan ke penerima donor.

Di rumah sakit itu pula Vino berkenalan dengan Mura (Maudy Ayunda). Sejak itu Vino merasa hidupnya berwarna. Vino yang awalnya sempat putus asa hingga bertransaksi dengan Calo, mulai goyah. Ia tidak mau mendonorkan jantungnya, namun hal itu membuat Calo marah besar.

Kondisi semakin pelik saat Vino sudah menggunakan uang calo untuk operasi Wina dan menebus rumah yang disita oleh bank. Vino yang mengambil alih kewajiban ayahnya, membuat hubungannya semakin renggang dengan anaknya. Saat itu juga, Mirna kembali datang merebut Wina. Vino dikejar rasa bersalah dan menyetujui pelepasan jantungnya.

Film bertema kasih sayang ini cocok untuk tontonan keluarga. Warna film ini bagus dan enak untuk ditonton. Akting Agus Kuncoro lagi-lagi mencuri perhatian meskipun tidak berperan sebagai pemeran utama. Perpaduan konflik cinta dan keluarga dikemas sederhana dan menarik. Sayangnya beberapa dialog diucapkan anak-anak yang seolah memaksa mereka menjadi dewasa.

Kita punya, pilihan, buat, jalanin, hidup, Tapi, kita, nggak, punya, pilihan, buat, mati, Vino, Adipati, Dolken, tidak, terlalu, dekat, dengan, keluarga, apalagi, setelah, papanya, Amir, ,Surya, Saputra, bangkrut, akibat, ditipu, rekan, bisnisnya, hingga, mereka, pindah, dari, perumahan, elite, ke rumah, kontrakan, di gang, sempit, Mamanya, Mirna, Kinaryosih, justru, kabur, dari rumah, bahkan, tega, meninggalkan, Wina, Geccha Qheagaveta, putrinya, yang, berusia, 5, tahun, Suatu, ketika, Wina, terjatuh, di kamar, mandi, dan, dari, hasil, rontgen, Wina, diharuskan, menjalani, operasi, kalau, tidak, kakinya, infeksi, dan, harus, diamputasi, Wina, membutuhkan, transfusi, darah, karena, pendarahan, sementara, golongan, darah, Wina, cukup, langka, A, rhesus, negatif, Vino, yang, mempunyai, golongan, darah, yang, sama, mengajukan, diri, Namun, masalah, keluarga, itu, bukan, hanya, tentang, darah, yang, langka, Untuk, melakukan, operasi, dengan, segera, Wina, juga, membutuhkan, banyak, biaya, Padahal, kondisi, keuangan, Amir, sama, sekali, tidak, mencukupi, Amir, yang,bekerja, sebagai, supir, taksi, hanya, bisa, mencukupi, kebutuhan, makan, mereka,

‘REPUBLIK TWITTER’, Dari Politik Sampai Cinta

‘REPUBLIK TWITTER’, Dari Politik Sampai Cinta

Pemain: Abimana Aryasatya, Ben Kasyafani, Laura Basuki, Edi Oglek, Leroy Osmani, Tio Pakusadewo.

Di tangan dingin anak-anak muda dari Yogyakarta, film REPUBLIK TWITTER membawa cerita yang benar-benar segar. Selain itu isu yang ditampilkan juga kekinian sehingga menarik untuk disimak dari awal hingga akhir film. Sukmo (Abimana Aryasatya) mahasiswa semester akhir di Yogyakarta yang memutuskan pergi ke Jakarta, ia menumpang di sahabat baiknya, Andre (Ben Kasyafani) untuk menemui Hanum (Laura Basuki) yang dikenalnya lewat situs jejaring sosial twitter. Sukmo belum juga menyelesaikan skripsinya hingga memasuki tahun akhir kuliah. Demi mengejar cintanya pada Hanum yang menjadi wartawan media investigasi, Sukmo nekat ke Jakarta.

Harapan indah bertemu Hanum ternyata hanya ada dalam dunia maya saja. Kenyataannya Hanum lebih cantik dan memiliki pasangan yang tampan dan rapi. Setidaknya dua hal itu yang ada dalam benak Sukmo saat pertama kali melihat Hanum. Meskipun sudah bertemu di satu restoran, namun Sukmo minder dan memilih meninggalkan Hanum bersama lelaki yang dilihatnya.

Dalam kegalauannya, Sukmo ternyata mendapat tawaran bekerja di warnet milik Belo (Edi Oglek). Hal ini berkaitan dengan bakat Sukmo yang jago merangkai 140 karakter di twitter. Tugas Sukmo adalah membuat seorang pejabat bernama Arif Cahyadi (Leroy Osmani) menjadi trending topik di twitter.

Benar saja, Sukmo berhasil membuat Arif menjadi pusat pembicaraan di twitter, kesuksesannya itu membuat Sukmo percaya diri menemui Hanum. Dengan mengesampingkan jati dirinya, Sukmo tampil rapi dan necis ala anak Jakarta. Namun hal itu ternyata membuat Hanum kecewa, pasalnya Hanum yang bekerja sebagai wartawan investigasi senang dengan karakter Sukmo yang cuek.

Drama semakin seru saat Hanum yang sedang menyelidiki kampanye terselubung di dunia maya, berencana berhenti menjadi wartawan ketika idenya diklaim oleh sang redaktur. Namun Sukmo memberi petunjuk penting bagi penyelidikan Hanum. Petunjuk yang akhirnya membawa Sukmo menemui masalah besar dengan Kemal (Tio Pakusadewo). Kenyataan lain yang membuat Sukmo semakin galau adalah Arif Cahyadi ternyata pacar Andre sahabatnya.

Kuntz Agus mengekskusi dengan manis film pertamanya. Selain ceritanya yang dibuat ringan dengan bumbu kisah asmara, Kuntz juga menambah animasi yang menunjukkan kecanggihan teknologi sehingga sejalan dengan cerita film. Abimana, kali ini hadir sebagai tokoh utama yang mampu membolak-balik emosi penonton. Ada saat penonton menjadi sedih, jengkel, dan tertawa karena tingkahnya. Gambar yang diambil sangat cantik dengan warna terang yang mendominasi.

Di tangan, dingin, anak-anak, muda, dari, Yogyakarta, film, REPUBLIK TWITTER, membawa, cerita, yang, benar-benar, segar, Selain, itu, isu, yang, ditampilkan, juga, kekinian, sehingga, menarik, untuk, disimak, dari, awal, hingga, akhir, film, Sukmo, Abimana, Aryasatya, mahasiswa, semester, akhir, di Yogyakarta, yang, memutuskan, pergi, ke Jakarta, ia, menumpang, di sahabat, baiknya, Andre, Ben Kasyafani, untuk, menemui, Hanum, Laura, Basuki, yang, dikenalnya, lewat, situs, jejaring, sosial, twitter, Sukmo, belum, juga, menyelesaikan, skripsinya, hingga, memasuki, tahun, akhir, kuliah, Demi, mengejar, cintanya, pada, Hanum, yang, menjadi, wartawan, media, investigasi, Sukmo, nekat, ke Jakarta, Harapan, indah, bertemu, Hanum, ternyata, hanya, ada, dalam, dunia, maya, saja, Kenyataannya, Hanum, lebih, cantik, dan, memiliki, pasangan, yang, tampan, dan, rapi, Setidaknya, dua, hal, itu, yang, ada, dalam, benak, Sukmo, saat, pertama, kali, melihat, Hanum, meskipun, sudah, bertemu, di satu, restoran, namun, Sukmo, minder, dan, memilih, meninggalkan, Hanum, bersama, lelaki, yang, dilihatnya,